Spread the love

Tips dan Trik Pembelajaran Efektif – Sahabat pendidik, sudahkah kita memahami apa yang dimaksud dengan pembelajaran efektif? Tentunya istilah ini bukan lagi menjadi istilah asing di kalangan pendidik, karena setiap pembelajaran yang dilakukan harus memiliki keefektifan untuk menciptakan hasil belajar yang maksimal.

Pembelajaran efektif merupakan sebuah proses belajar mengajar yang menyenangkan dan mampu menarik minat siswa untuk betah belajar. Dalam pembelajaran efektif, tentunya pendidik tidak hanya berfokus pada hasil yang dicapai peserta didik, melainkan juga mampu memberi pemahaman dan kecerdasan yang baik, serta memberikan perubahan perilaku pada diri peserta didik.

Sahabat pendidik, tentunya kita perlu memahami konsep dari pembelajaran efektif sehingga dapat menicptakan hasil belajar yang maksimal untuk peserta didik. Melalui pemahaman ini pula kita bisa lebih maksimal dalam pelaksanaan pembelajaran efektif. Tapi tidak hanya berhenti pada memahami saja ya, Sahabat. Melainkan juga harus melakukan tips dan trik kreatif untuk pembelajaran yang efektif.

Nah, kali ini kami akan mengulas tentang tips dan trik agar pembelajaran jadi efektif. Kira-kira apa saja ya? Check it out, yuk!

  1. Menciptakan Suasana Belajar yang Asyik

Menciptakan pembelajaran efektif tidak bisa dilakukan dengan suasana belajar yang membosankan. Setiap peserta didik pasti pernah mengalami kejenuhan dalam belajar. Ketika mereka jenuh, materi pelajaran akan sangat sulit dipahami Oleh karena itu pendidik harus menciptakan suasana belajar yang asyik untuk menarik minat dan pehatian peserta didik. Peserta didik harus merasa senang dalam pembelajaran sehingga mau mengikuti pembelajaran sampai akhir.

Lalu, bagaimana cara menciptakan suasana belajar yang asyik? Sebenarnya sahabat pendidik pasti sudah memiliki banyak cara untuk menciptakan suasana belajar yang asyik. Tapi kali ini kami juga akan memberikan beberapa cara nih. Apa saja?

  • Menicptakan ruang belajar yang nyaman
Baca Juga  Media Sosial Sekolah, Penting?

Menata kursi dan meja sebelum pembelajaran juga dapat mempengaruhi kenyamanan ruang belajar peserta didik. Misalnya mengubah tatanan meja dan bangku menjadi huruf U. Hal ini tentu akan memberi kesan baru bagi peserta didik yang biasanya belajar dengan model klasik.

  • Menyimak dengan baik semua pertanyaan dan pendapat dari peserta didik.

Sebagai pendidik, jangan sampai kita mengabaikan pertanyaan ataupun pendapat dari peserta didik. Kita harus mampu menjawab seluruh pertanyaan dan pendapat dari anak didik kita. Kadang di satu waktu, ada beberapa pertanyaan peserta didik yang kita sendiri lupa akan jawabannya, Nah, hal ini bisa disiasati dengan menjadikannya sebagai tantangan bagi peserta didik untuk mencari jawabannya secara mandiri dan membahasnya di hari esoknya.

2. Melibatkan Peserta Didik secara Aktif

Ada beberapa peserta didik yang memang lebih suka speak up dari pada diam, begitupun sebaliknya. Akibatnya dalam kelas ada peserta didik yang selalu mengeluarkan pendapat, namun ada pula yang memilih diam. Hal ini perlu dibenahi karena peserta didik yang memilih diam akan cenderung merasa tidak nyaman atau mungkin minder pada teman-temannya yang berani berpendapat. Maka pendidik harus memiliki berbagai cara kreatif untuk melibatan peserta didik secara aktif dalam kegiatan visual, lisan, mendengarkan, ataupun gerak.

3. Mengapresiasi Keberanian Peserta Didik

Salah satu cara mengapresiasi keberanian peserta didik yang mau berpendapat adalah memberikan hadiah seperti sebuah pensil, makanan ringan, atau mungkin buku bacaan yang sesuai dengan usia peserta didik. Apresiasi ini tentunya akan meningkatkan perasaan senang peserta didik, menumbuhkan motivasi peserta didik untuk ikut berpartisipasi aktif, sehingga pembelajaran bisa berjalan semakin efektif.

4. Mengontrol Peserta Didik selama Pembelajaran

Selama pembelajaran, pendidik harus mengontrol peserta didik dalam proses penyampaian materi, pengerjaan tugas, berkelompok, atau presentasi. Hal ini dapat membuat pembelajaran semakin efektif karena pendidik dapat mengetahui siapa saja yang bermasalah selama proses pembelajaran, sehingga pendidik bisa lebih fokus mendampingi anak-anak yang bermasalah agar tidak membuat gaduh selama pembelajaran.

Baca Juga  Pentingnya Keterampilan Menulis Bagi Pendidik

Selain itu pendidik juga dapat menegur (secara intens) anak-anak yang bermasalah secara individu, bukan langsung di depan kelas agar anak tersebut tidak jadi bahan bercandaan anak-anak lainnya

5. Membangkitkan Motivasi Belajar Peserta Didik

Sebagai pendidik, hal wajib yang harus kita lakukan adalah memberikan motivasi belajar yang terus-menerus pada peserta didik. Pendidik juga harus mengetahui momen-momen yang pas untuk memberikan motivasi. Misalnya ketika pembelajaran baru dimulai, atau ketika pembelajaran akan selesai. Sangat memungkinkan juga jika pendidik memberi motivasi ketika proses pembelajaran, misalnya dengan mnyisipkan nilai-nilai motivasi dalam materi yang disuguhkan, atau ketika memberikan apresiasi kepada peserta didik yang berani agar teman-temannya yang lain juga mau berpendapat.

Pendidik harus mengetahui dan memahami bahwa motivasi belajar peserta didik harus selalu ditumbuhkan agar tidak tenggelam pada kejenuhan belajar.

6. Menggunakan Media Pembelajaran

Sahabat pendidik, tentunya kita telah mengetahui bahwa beberapa pembelajaran akan lebih asyik menggunakan media pembelajaran, dengan syarat media pembelajaran yang digunakan sesuai dengan kesukaan anak-anak jaman itu. Tidak hanya sesuai, namun juga dapat dipahami penggunaannya. Hal ini dapat meningkatkan keefektifan belajar peserta didik karena peserta didik dapat merasa lebih interest dengan cara belajar menggunakan media pembelajaran.

7. Memberikan Konseling Individu

Sahabat pendidik, pasti ada beberapa diantara anak didik kita yang memiliki beberapa masalah seperti sering membuat keributan, sering mengganggu temannya yang sedang beajar, suka tidur dalm proses pembelajaran, dan lain-lain yang menunjukkan kurang baiknya karakter peserta didik. Hal ini perlu ditindak lanjuti dengan memberikan konseling secara individu pada anak yang bersangkutan, atau pada kelompok tertentu.

Nah, sahabat pendidik, dari ketujuh trik tersebut, nomor berapa yang jadi trik favorite sahabat nih? Atau sahabat pendidik ada trik lain yang tentunya sangat efektif dilakukan? Wah, tentunya kami tunggu masukan sahabat di kolom komentar di bawah ya:)

Baca Juga  Tips dan Trik Mengatur Penggunaan Gadget Bagi Anak

Informasi Penting :

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dimasa pandemi Covid-19 ini, Kualita Pendidikan Indonesia akan membantu sahabat pendidik untuk melakukan proses belajar mengajar jarak jauh. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.

Referensi:

Lubis, Ibrahim. Pengertian Pembelajaran Efektif. www.anekamakalah.com 

Rahmatika, Rina. 2015. Makalah Psikologi Pendidikan Menciptakan Pembelajaran yang Efektif dan Menyenangkan. www.rinarahmatika55.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.