Biasanya, setiap orang memiliki karakteristiknya sendiri dalam proses belajar. Ada yang proses belajarnya bagus dengan meniru orang lain yang dianggap memiliki cara belajar yang unik, ada pula yang cara belajarnya sangat kuat karena prinsip-prinsip yang dia peang teguh. Contohnya mantan presiden RI ke-3. Sahabat Pendidik masih ingat kan mantan presiden RI ke-3?

Yap, Alm. BJ. Habibie. Seseorang yang dikenal dengan kejeniusannya terutama dalam bidang teknologi penerbangan. Pesawat yang merupakan buah karyanya telah berguna bagi seluruh penduduk Indonesia yang ingin mengunjungi sanak saudara di tempat yang jauh. Selain jenius, beliau juga dikenal sebagai motivator yang sangat baik dalam menumbuhkan semangat anak bangsa untuk terus belajar dan belajar. Beliau memiliki prinsip yang kuat, teguh, dan konsisten. Sahabat Pendidik pasti juga sudah tahu bahwa beliau adalah seseorang yang selalu suka belajar dan menghargai waktu.

Tapi kira-kira, sahabat Pendidik tahu engga nih prinsip apa aja yang menjadi pegangan kuat Pak Habibie hingga selalu semangat belajar dan bekerja? Nah yuk, kita coba simak bersama!

1. Memanfaatkan 24 jam

Setiap manusia memiliki jatah waktu yang sama, yakni 24 jam dalam sehari. Namun penggunaan dari 24 jam itulah yang berbeda. Ada orang-orang yang memanfaatkan banyak jam untuk bermain, tapi ada pula oramg-orang yang memanfaatkan banyak jam dari 24 jamnya untuk belajar. Dari berbagai wawancara yang pernah dilakukan Pak Habibie, ternyata pak Habibie hanya tidur selama tiga sampai empat jam. Selebihnya, beliau gunakan untuk belajar dan bekerja. Bagi beliau, waktu itu sangat penting dan harus dihargai sebaik mungkin, tidak boleh disia-siakan.

Sebentar, bukan berarti mimin nyaranin tidur kita juga harus tiga sampai empat jam loh, ya! Tidurlah sesuai waktu yang kita butuhkan, jangan kurang dan jangan lebih.

Baca Juga  Tips Belajar Cepat Khusus Untuk Ujian Akhir Semester

Dari prinsip pak Habibie ini kita harus sadar bahwa waktu itu sangat penting untuk dimanfaatkan dengan baik.. Masa lalu tidak bisa diubah, masa depan pun tidak bisa diraba. Kita hanya bisa memaksimalkan masa sekarang untuk membangun masa depan yang baik dan menuliskan masa lalu yang juga baik. Oleh sebab itu, coba kita cek ulang atau intropeksi diri, apa saja yang kita masnifestasikan dalam kehidupan kita selama 24 jam sehari? Lebih banyak mewujudkan hal yang bermanfaat atau yang minim manfaat?

2. Menyeimbangkan 3 elemen kehidupan

Bagi Pak Habibie, ada tiga elemen kehidupan yang harus seimbang dalam diri manusia, yaitu agama, budaya, dan iptek. Ketiganya harus seimbang dalam diri seseorang karena memiliki keterkaitan yang sangat erat. Tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi, tapi juga memiki kualitas pengamalan yang baik atas pengetahuan tersebut. Bukan hanya memiliki pengetahuan agama yang tinggi, tapi juga memiliki kualitas pengamalan yang baik. Pun bukan hanya memiliki pengetahuan sosial yang tinggi, melainkan juga memiliki kualitas yang baik dalam bersosialisasi.

3. Siap Bersinergi

Prinsip siap bersinergi ini sangat manjur kalau kita teguhkan dalam belajar. Belajar itu adalah proses menjadi tahu dari yang sebelumnya tidak tahu, proses menjadi paham dari yang sebelumnya tidak paham. Proses ini perlu mental yang tangguh.

Pastinya selalu ada materi yang sulit dipahami atau soal-soal yang sulit dipecahkan. Tapi kalau kita memiliki kesiapan yang kuat untuk bersinergi terhadap negeri, sesulit apapun rintangannya pasti akan dicari jalan keluarnya. Karena orang-orang yang bersinergi seperti orang-orang yang berinvestasi untuk ikut serta memajukan Indonesia.

4. Memiliki Keingin Tahuan yang Besar

Pernah gak kita bertanya-tanya bagaimana sebuah proses dari suatu kejadian? Contohnya, bertanya-tanya mengapa gunung bisa meletus? mengapa hujan bisa turun? mengapa virus bisa menyebar? atau pertanyaan-pertanyaan lain yang serupa. Setiap pertanyaan pasti menginginkan jawaban. Nah kalau kita terus bertanya karena memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, maka akan semakin banyak jawaban yang akan kita dapatkan.

Baca Juga  Mengapa Sekolah Legendaris Ini Sekarang Sepi Siswanya (Bagian 1)

Pak Habibie sering bertanya banyak hal pada ibu dan ayahnya sejak ia masih kecil. Orang tua beliau pun selalu memberikan jawaban yang serius tapi mudah dipahami oleh anak kecil. Pak Habibie juga sering mengunjungi perpustakaan daring, hingga ke perpustakaan luar negeri pun ditelusuri melalui adanya teknologi yang semakin canggih. Rasa ingin tahu yang besar dalam diri Pak Habibie membuat beliau selalu berusaha mencari jawaban kemanapun. Disinilah dampak dari adanya rasa ingin tahu yang besar. Selalu mendorong seseorang untuk mencari jawaban yang tepat hingga secara otomatis pun akan memperluas wawasan.

5. Disiplin

Pak Habibie selalu menerapkan sikap disiplin dalam hidupnya. Orang-orang terdekat beliau pun mengakui bahwa beliau sangat disiplin perihal waktu. Kenapa harus memiliki prinsip disiplin? Agar kita tidak sering menunda-nunda sesuatu, agar kita lebih tegas dalam mencapai hasil belajar kita. Tentu hal ini sangat penting mengingat kita hanya memiliki waktu 24 jam per hari untuk kita manfaatkan.

6. Menjadi Mata Air

Prinsip ini dikatakan oleh ayah Pak Habibie, bahwasanya manusia harus menjadi mata air, memberi kontribusi untuk negeri dan bermanfaat untuk orang lain. Dalam belajar, selain untuk menambah wawasan pribadi, kita juga perlu berbagi ilmu yang kita pahami kepada orang lain agar juga memiliki wawasan yang luas. Oleh sebab itu prinsip ini dapat menjadikan pak Habibie lebih kuat dalam menghadapi semua lika-liku belajar.

Nah, enam hal tersebut menjadi prinsip kuat alm. BJ Habibie. Dari prinsip-prinsip yang beliau pegang teguh itu, beliau bisa menjadi tokoh bangsa yang jenius. Dari setiap lika-liku atas prinsip itu, beliau bisa mendapat banyak pembelajaran dan seringkali beliau bagikan untuk pemuda bangsa.

Baca Juga  Ind*m*ret Saja Sudah Berubah, Bagaimana dengan Kelas Anda?

Kita pun harusnya juga bisa memiliki prinsip yang kuat untuk tetap teguh menghadapi lika-liku belajar. Nah salah satu cara untuk membakar semangat belajar kita adalah dengan memahami bagiamana prinsip belajar atau cara belajar para tokoh bangsa. Biasanya kita juga akan ketularan semangatnya. Mimin sih klik banget sama semua prinsip pak Habibie. Kalau sahabat Pendidik sudah punya prinsip yang mana aja nih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.