Tips dan Trick Asyik Membaca Buku

Apr 24, 2020 | Artikel Pendidikan | 0 comments

Selamat Hari Buku Sedunia, Sahabat Pendidik!

Tips dan Trick Asyik Membaca Buku- Di Hari Buku Sedunia, buku terakhir apa yang sudah atau sedang sahabat baca? Dan sudah berapa buku yang sahabat baca dari awal tahun 2020 sampai bulan keempat ini? Semoga sudah banyak buku yang diraup ilmunya ya!

Sahabat pendidik, banyak dari kita memahami bahwa membaca buku sangatlah penting. Membuka wawasan kita tentang berbagai hal yang tidak bisa kita jangkau sekalipun. Misalnya, kita bisa mengetahui budaya-budaya dari berbagai kota di Indonesia. Selain itu kita juga dapat mengetahui sistem pendidikan negera lain seperti Finalandia yang menerapkan pendidikan struktur tunggal. Banyak hal yang dapat kita temukan dari membaca sebuah buku. Ibarat jendela yang bisa membuat kita melihat berbagai pemandangan.

Tapi, faktanya masih banyak diantara kita yang terkadang merasa bosan ketika membaca buku. Atau mungkin juga masih banyak diantara kita yang merasa membaca buku bukan menjadi kegiatan yang asyik dilakukan. Lalu apakah kita harus berhenti membaca buku karena kebosanan yang kita miliki meski kita tahu pentingnya membaca buku?

Sahabat pendidik, rasa bosan pasti pernah muncul ketika kita melakukan rutinitas kita. Muncul sebagai sebuah jeda agar kita istirahat sejenak, atau sebagai ujian bagi niat kita untuk menambah wawasan baru. Hali ini tentunya tidak bisa dibiarkan begitu saja, melainkan harus kita atasi dengan beberapa tips dan trik agar tetap asyik membaca buku.

Nah, kali ini kami akan mengulas tentang beberapa tips dan trik agar istiqomah merasa asyik dalam membaca buku. Apa aja ya? Check it out, yuk!

1. Menguatkan Niat untuk Membaca Buku

Niat menjadi poin penting sebelum kita melakukan sesuatu. Melakukan suatu hal tanpa niat yang kuat, biasanya akan menemukan beragam ketidak nyamanan, baik berupa rasa malas, bosan, hingga berujung enggan untuk aksi.

Nah, Membaca juga butuh niat yang kuat. Kita harus memahami secara mendalam bagaimana pentingnya membaca untuk menambah wawasan kita. Hal ini dapat membantu kita memperkuat niat untuk membaca buku.

2. Membaca sambil Melakukan Hal Lain

Rasa bosan yang datang ketika membaca buku biasanya terjadi karena kita terus membaca tanpa ada kegiatan apapun. Jika bacaan yang sedang kita baca merupakan bacaan berat seperti filsafat, atau teori-teori, dan semacamnya, maka akan lebih mudah merasa bosan jika tidak ada kegiatan lain yang kita lakukan. Hal ini disebabkan bacaan-bacaan berat yang kita cerna menguras otak kita berpikir lebih keras, sehingga kita perlu kegiatan lain untuk bisa lebih enjoy, seperti membaca buku seraya menulis poin-poin penting.

Melalui cara tersebut setidaknya fungsi otak kita akam lebih aktif karena tidak hanya mencermati kata demi kata, melainkan juga menuliskan ulang apa yang kita pahami.

Selain dengan menulis, sahabat juga bisa menyediakan cemilan yang bisa dikonsumsi sambil membaca buku. Kegiatan ini juga cukup manjur untuk sahabat yang hoby nyemil.

Sahabat juga bisa membaca buku sambil mendengarkan musik. Kalau membaca buku-buku ringan seperti buku cerita, novel, atau buku dongeng, musik disini sangat bermanfaat untuk mendukung daya visualisasi cerita yang dibaca.

3. Memilih Waktu yang Tepat

Sahabat, ketika mebaca sebuah buku, kita harus meluangkan waktu untuk berkonsentrasi dengannya. Bukan berarti kita harus menunggu waktu luang untuk membaca buku, melainkan meluangkan waktu untuk membaca. Terlebih dari itu semua, maksud dari memilih waktu yang tepat yakni dengan memperhatikan kondisi masing-masing waktu. Misalkan, jika kita membaca bacaan berat, mungkin akan lebih tepat jika kita membaca di waktu pagi ketika pikiran kita masih fresh. Mengingat waktu siang umumnya adalah waktu istirahat setelah beraktivitas sejak pagi, maka kita bisa membaca buku-buku ringan di waktu siang.

Namun setiap orang pasti memiliki waktunya masing-masing. Jadi sahabat yang lebih tau waktu mana yang terbaik untuk membaca beberapa jenis buku.

4. Membaca dengan Metode SAVI

SAVI merupakan singkatan dari Somatic, Auditori, Visual, dan Intelektual.

Somatic disini bersifat raga/tubuh. Membaca dengan metode Somatic ini berarti membaca dengan menggerakkan tubuh agar menjadi lebih rileks. Misalnya, membaca seraya berjalan-jalan ketika sudah bosan duduk. Atau ketika beristirahat setelah membaca beberapa halaman, kita bisa menggerakkan kaki, tangan, atau kepala kita sebagai upaya rileksasi.

Kemudian Auditori disini bersifat bunyi. Membaca dengan teknik auditori dapat kita terapkan dengan membaca secara keras bacaan yang sedang kita baca. Bisa juga dengan mengulang-ulang bacaan yang tidak kita pahami.

Lalu metode Visual sifatnya pada gambar, yakni menggambarkan jalan cerita melalui imajinasi.  Ketika membaca, kita dapat memahaminya dengan lebih mudah melalui metode visual, yakni mengimajinasikan apa yang kita baca. 

Terakhir yakni metode Intelektual atau metode perenungan. Kita perlu merenungkan apa manfaat yang sudah kita peroleh dari apa yang kita baca. Tentunya hal ini dapat membantu kita mencerna ulang atau menyimpulkan terkait wawasan yang telah kita pahami dari buku yang kita baca.

5. Istirahat Sejenak

Sahabat, jangan memaksakan diri ketika sudah merasa penat dengan berbagai kalimat yang sudah kita cerna. Ketika merasa penat tandanya otak kita perlu istirahat. Maka, beri jeda sejenak untuk pikiran kita kembali rileks. Dalam masa jeda itu kita bisa berjalan-jalan di sekitar rumah, mengonsumsi beberapa cemilan favorit, atau melihat video-video lucu di YouTube, serta beberapa kegiatan menyenangkan lainnya sesuai versi Sahabat.

6. Menjaga Konsentrasi Penuh

Membaca asyik bisa tergapai jika kita menjaga konsentrasi kita terhadap apa yang kita baca. Memahami secara utuh terhadap bacaan yang sedang kita cerna. Seringkali ada hal-hal yang mengganggu bacaan kita, seperti keinginan melihat sosial media, atau melihat gadget sekadar untuk membalas pesan teman-teman, serta beberapa kegiatan lain yang bisa mengganggu konsentrasi. Kita jadi tidak asyik dalam membaca karena ada gangguan tertentu ketika sedang membaca. Oleh karena itu, kita perlu konsentrasi penuh agar bisa lebih menikmati atau mencerna apa yang kita baca.

Sahabat Pendidik, enam trik diatas adalah trik dan tips versi kami untuk membuat aktivitas membaca jadi lebih asyik. Bagaiamana dengan versi Sahabat? Sahabat bisa mengisi kolom komentar untuk berbagai versi ya:)

Informasi Penting :

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dimasa pandemi Covid-19 ini, Kualita Pendidikan Indonesia akan membantu sahabat pendidik untuk melakukan proses belajar mengajar jarak jauh. Klik disini untuk informasi lebih lanjut. 

Referensi:

Farid. Tips Asyik Membaca agar Tidak Membosankan. www.farid.my.id Hamid, Luthfi. 2020. 8 Cara Jitu Mengatasi Rasa Malas Membaca Buku. www.lutfihamid.com

%d bloggers like this: