Menjadi Wali Kelas Zaman Now adalah peran yang strategis sekaligus membawa tanggung jawab yang tidak kecil. (baca selengkapnya: Peran Wali Kelas Zaman Now).

Sebagai Wali Kelas Zaman Now, ada beberapa tugas, pokok dan fungsi sebagai wali kelas yakni sebagai berikut:

1. Menyelenggarakan Administrasi Kelas

Wali kelas berperan sebagai manajer kelas yang mengatur segala macam dan bentuk administrasi kelas. Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan oleh wali kelas adalah: denah kelas, daftar piket, papan absensi, jadwal pelajaran, daftar hadir, jurnal kelas dan rekap presensi/absensi.

2. Menyiapkan Data Statistik Kelas

Data yang diperoleh saat melakukan administrasi bisa dikonversi menjadi data statistik yang informatif. Penyajian data yang perlu dimiliki oleh seorang wali kelas adalah: Statistik kehadiran, Statistik pencapaian program, dan statistik mastery learning.

Pencapaian program perlu dimiliki oleh wali kelas agar mengetahui progress atau perkembangan program yang telah disepakati bersama. Contoh: Program Sadar Shalat, Program Cinta Al Qur’an, perlu dilengkapi dengan data berupa angka dan grafik agar bisa ditindaklanjuti dengan strategi yang sesuai.

Dari data statistik kehadiran juga bisa kita gunakan untuk mengetahui tren presensi yang ada di kelas kita. Bisa jadi dibulan tertentu, ada kenaikan persentase jumlah siswa yang tidak masuk karena sakit dan ijin. Dari data ini kita sebagai wali kelas mampu menentukan strategi yang sifatnya preventif ataupun penanggulangan atas perilaku siswa yang tercermin dari angka presentase yang tampak.

3. Menyiapkan Dokumen Penilaian

Dokumen penilaian yang bisa dilakukan berupa kepemilikan data raport dan buku leger (kumpulan nilai). Di era digital kini, buku leger bisa berupa 1 file Microsoft Excel untuk pengolahan data lebih maksimal.

Baca Juga  Manajemen Berbasis "Rasa Takut"

4. Melakukan Pengelolaan & Pembinaan

Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan dan pembinaan adalah menggunakan buku penghubung. Meskipun kini era digital yang mengakibatkan wali kelas sering menggunakan aplikasi Whatsapp untuk menghubungi orangtua, cara ini pada dasarnya mempunyai beberapa kelemahan diantaranya: data komunikasi yang terjadi tidak bisa tersimpan secara sistematis, tingkat keberhasilan informasi yang tersampaikan juga mengecil karena bisa saja orangtua tidak berhasil dihubungi melalui Whatsapp. Dibalik kelebihan dan kekurangan Buku Penghubung ataupun Whatsapp, pilihan menggunakannya kembali kepada para wali kelas ataupun kebijakan kepala sekolah.

5. Melakukan Home Visit

Kunjungan ke rumah siswa biasanya dilakukan saat siswa yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran yang cukup berat. Bisa juga saat siswa tersebut tidak masuk sekolah dalam jangka waktu yang cukup lama. Padahal, ada beberapa siswa yang masuk pada kategori sedang-sedang dan membutuhkan perhatian wali kelasnya dengan mengunjungi rumahnya. Jadi, bukan hanya siswa yang bermasalah yang mendapatkan kunjungan, tetapi hak semua siswa yang ada di kelas kita.

6. Melakukan pencatatan anekdot

Suatu kelas ditemukan ada salah seorang siswa yang cukup sulit dikendalikan dan seingkali bermasalah di kelas. Saat wali kelasnya ingin mencari informasi mengenai siswa ini, ia kemudian mencari catatan yang ada di walikelas sebelumnya. Catatan ini menampilkan data kejadian ataupun peristiwa yang terjadi dan bisa menjadikan catatan penting yang akan sangat bermanfaat untuk kedepannya. Catatan ini lumrah dilakukan para guru di tingkat taman kanak-kanak atau PAUD, tetapi mulai hilang dan ditinggalkan saat di tingkat sekolah dasar atau sekolah menengah.

Demikian 6 tugas, pokok dan fungsi wali kelas yang bisa menjadi landasan seorang wali kelas dalam menjalankan fungsinya. Jika digabungkan dengan peran wali kelas sebelumnya, maka akan muncul kelas-kelas yang berisikan para anggota kelas yang ideal yakni, wali kelas yang berkompeten serta siswa yang antusias dan proses pembelajaran. Bagaimana menurut anda?

Berbagi inspirasi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.